Another curhat

10 Jan 2014

‘Menikah itu berarti menjadi satu saat enak terlebih saat ga enak, bukannya salah satu menyelamatkan diri mencari tempat nyaman meninggalkan yang lain begitu kondisi kurang menyenangkan’

Kalimat itu adalah kalimat yang kuucapkan berkali - kali kepada suamiku untuk meyakinkan dia memboyongku kembali ke desa kecil yang dingin dan jauh dari peradaban keramaian kota dan segala fasilitasnya tapi bagiku itu jauh lebih baik daripada lebih lama lagi tinggal bersama mertua dengan segala fasilitas dan kemudahan kemudian membiarkan suamiku tersayang berjuang sendiri di sana, dan syukurlah aku berhasil. Dia mengijinkanku ikut bersamanya.

Ini adalah hari ke 5 aku kembali ke rumah kontrakan kami yang ouuppsss… Ternyata tanpa sentuhan seorang isteri terlihat seperti gudang. Hehehhehe! Sudah 5 hari menikmati dingin yang menusuk tulang di pagi dan malam hari dan memancing kembali mual yang 2 bulan terakhir ini sudah jarang hadir di keseharianku. ‘Oh… Tuhan jangan sampai aku dipulangkan lagi’

Sebenarnya aku sedang dalam dilema, di satu sisi aku ingin berjuang hidup bersama dalam suka dan duka dengan sang suami, di satu sisi lain aku harus memikirkan kandunganku yang seolah tidak bisa kompromi dengan keterbatasan kami saat ini, betapa tidak disini tidak ada mesin cuci, tidak ada meja untuk menyetrika pakaian, tidak ada kursi untuk diduduki saat lelah dsb, kerap kali membuatku harus menghentikan aktivitas ibu rumahtanggaku karena pegal atau malah nyeri di perut. Meski begitu aku tetap menyemangati diriku sendiri aku pasti bisa!

Benarlah ternyata menjalani kenyataan tidak semudah mengatakannya, tapi aku percaya tekad yang kuat akan membuat semuanya bisa dilewati dengan baik. Aku sangat bersyukur suami sangat siaga memperhatikan dan menjaga aku dan kandunganku, aku tahu semua ketidaknyamanan yang kami alami saat ini akan membuat kami lebih kuat dan malah lebih menyatu.

Tuhan, terimakasih…. Hanya itu yang bisa kuucapkan saat ini. Bantu aku dan suamiku menjalani apa yang sudah kami pilih, selama Engkau menguatkan kami, kami tahu kami pasti mampu.


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post