Menghitung Berkat (Merayakan Natal)

26 Dec 2013

Lama tak mengumpulkan kepingan puzzle disini…

Mungkin karena aku sempat kehilangan hasrat menulis sejak aku mengetahui salah seorang dari bayi kembarku tidak berkembang, atau pikiranku terlalu tumpul untuk merangkaikan kata - kata, bisa juga karena lidahku dan hatiku ‘kelu’ menghadapi banyak hal yang terjadi akhir - akhir ini, naik turunnya emosi wanita hamil, sensitif yang belebihan yang kadang membuat sangat tidak nyaman.

Tapi kemunculanku yang mendadak disini bukan karena aku mau mengeluh loh… Hehehee! Malah aku mau mencatatkan sukacitaku karena aku takut kelak aku akan lupa, dan sangat bagus pula bila ada yang terberkati melalui tulisan ini.

Jadi begini, kira - kira 2 bulan yang lalu bertemu dengan adik lelakiku yang tampan sedikit keras kepala sudah membuatku menangis tersedu - sedu di kamar. Ah, memang aku gampang sekali mengeluarkan airmata apalagi hamil membuatku jauhhhh lebih sensitif, saat itu aku sangat tak sanggup melihat keputusasaan di mata saudara lelakiku tersayang itu apalagi aku ga bisa berbuat apa - apa untuk sedikit meringankan bebannya, yang aku tahu hatiku hancur melihat dia berada di titik terendah dalam hidupnya saat dia yang biasanya suka ’sok’ hebat itu menjadi begitu minder dan merasa bukan siapa - siapa. Oh, aku sudah tak bisa merasakan lagi perasaan bersalah, kasihan, terluka yang membayangiku setiap hari yang mendadak terhapuskan dalam sekejab oleh sebuah sms di tengah malam yang mengatakan ‘kak aku lulus bpkp, puji Tuhan’.

Yup, masalah adikku itu adalah dia tidak punya pekerjaan. Namun yang aku lihat bukan hanaya itu dia juga merasa tertolak dan tidak ada yang bisa menerimanya dalam ketidakberdayaannya itu, bahkan orangtuanya sendiri. Um… Sebenarnya orangtuaku ga sesadis itu mereka sebenarnya malah sayang banget sama kami semua anak - anaknya termasuk adikku ini hanya saja mereka punya cara dan metode sendiri untuk mendidik kami.

Nah, inti dari cerita ini adalah lagi - lagi Tuhan menunjukkan kemurahanNya kepada kami, tepat di hari Natal dia menentukan adikku sebagai salah satu peserta yang lulus tes akhir di CPNS BPKP bukan hanya itu sebelumnya kakak tertua kami juga diumumkan lulus di testCPNS pemprov sulsel. Luarbiasa sekali kan?

Aku kembali diseret ke pemikiran akan ajaibnya karya Tuhan dalam hidup ini. Aku sendiri menyaksikan betapa banyak doa yang sudah dijawab Tuhan sepanjang tahun ini, hal - hal yang besar yang kurasa sanagt berat untuk dilalui, yang dirasa terlalu sulit untuk diselesaikan dengan caranya sendiri dan waktuNya sendiri Tuhan yag maha besar itu menunjukkan kuasaNya.

Nah…. Di momen Natal ini aku menghitung kembali berkat Tuhan meski bagiku merayakan keajaiban kasih karunia Tuhan adalah setiap hari, setiap waktu dan di setiap kesadaran bukan hanya saat bulan Desember dimana pohon Natal dengan kerlap kerlip bersama st. Clausnya mejeng di mall2… Hahhaaha! Aku terpikir untuk membuat daftar doa yang sudah dijawab oleh Tuhan tahun ini, berikut adalah daftar yang menurutku paling besar dampaknya dalam hidupku masih banyak jawaban doa yang lain yang manalah terhitung satu - satu sangkin banyaknya berkat Tuhan ini :)

1. Menikah di usia 27 tahun, aku ingat aku merencanakan akan menikah di usia ini saat aku masih duduk di bangku kuliah and see Tuhan mengirimkan seorang pria pertama yang menjadi pacarku sesaat sebelum aku memasuki usia 27 dan menikah sesaat sebelum usiaku beranjak dari angka 27

2. Memiliki suami yang baik hati, penuh pengertian dan cinta kasih.

3. Hamil… Meski sempat merasakan up and down dibilang tidak hamil, kemudian hamil kembar dan sekarang hanya mengandung satu orang anak. Aku tahu hamil adalah berkat yg tak bisa dibeli.

4. Mertuaku berhasil membeli rumah yang diidam - idamkannya, meski tak bisa membantu banyak eh.. Mungkin malah hampir tidak bisa membantu apa - apa selain doa tapi aku sungguh bersyukur semoga ini membuatnya bertambah sukacita dan panjang umur.

5. Lulusnya kakak dan adikku di ujian CPNS tahun ini.

Luarbiasa kan? :)

Sebenarnya aku bukan tak punya masalah di tahun 2013 ini, sepanjang tahun ini juga dilalui dengan airmata dan banyak kesakitan tapi ganjaran yang diterima jauh lebih besar dari semua itu, membuat segala kesusahan yang pernah terjadi terasa tak seberapa.

Baiknya Tuhan, hanya itu yang terus bisa kukatakan dan ingin ku bisikkan kepada setiap telinga. Saat ini jika kamu sedang putus asa dan sedih dann………. Kebetulan pula membaca tulisan ini percayalah Dia adalah Tuhan yang sama yang menciptakan aku dan kamu yang memberi matahari dan udara yang sama pada setiap makhluk yang artinya dia memperhatikan setiap kira. Dia mengasihi kita semua.

Apapun pergumulan kita serahkan saja kepada Tuhan, katakan saja kepadaNya dan pasrahkan ke dalam tanganNya pasti Dia akan membantu kita.

Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. (Amsal 3:5)

Dia jauh melebihi apa yang kita pikirkan, karena sebatas apa sih pikiran dan kekuatan seorang manusia? Bukankah kita ini juga buatanNya?

Baiklah kita bersandar hanya pada Tuhan dia Yesus Kristus yang kelahiranNya kita rayakan saat ini, selamat Natal bagi kita sukacita dan kemenangan menjadi bagian kita. GB



TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post