Aku hamil (sungguh tak teduga pekerjaan Tuhan)

11 Sep 2013

Tak banyak kata yang bisa kuungkapkan kepada Tuhan seminggu terakhir ini selain terimakasih, di sela - sela mual dan pusing yang aku hampir lupa kapan terakhir kali tidak merasakannya aku terus mengingat bagaimana keajaiban itu menghampiriku membuat aku mampu tersenyum bahagia bahkan di saat air mata sedang menggenang di pelupuk mata karena menahan sakit… Ya Tuhan aku sangat bahagia.

Tetapi kenapa ya kira - kira aku sebahagia ini?
Masih ingat sebelumnya aku pernah cerita kalau mereka bilang aku tidak hamil? Jadi ceritanya gini Setelah ngotot ga mau minum obat yang dianjurkan si dokter, selasa minggu kemarin akhirnya aku sendirian pulang ke rumah mami mertua sebenarnya ga ada niatan khusus yang berkenaan dengan pemeriksaan ke dokter, aku hanya ingin menuntaskan masalah ijazah yang sudah menghantuiku lebih dari 3 tahun, nah kebetulan kota tempat tinggal mertuaku itu dekat dengan kampus. Sampai di rumah tanpa banyak basa - basi aku langsung diajak mami mertua ke dokter spesialis kandungan yang paling ngetop di kota Binjai. Aku masih ingat sempat ngirimin sms ke suami untuk berdoa apapun hasil pemeriksaan kali ini supaya itu benar-benar jawaban Tuhan, ahh… Suamiku memang berhati mulia dia meyakinkan aku kalau dia selalu menyayangiku apapun kondisinya.. So sweet! Hehehhe

Lebih dua jam menunggu antrian membuat aku dan mertuaku gelisah di klinik dokter itu, sempat kenalan dengan seorang ibu yang sudah hamil sembilan bulan tapi masih lumayan ramping dan memperhatikan wanita - wanita berperut buncit yang ikut mengantri bersama kami bagiku sendiri waktu 2 jam itu adalah waktu yang cukup bagiku untuk kembali menyerukan keluh kesahku kepada Tuhan di dalam hati.. Aku terus berkata ‘Tuhan aku juga mau.. Hiksss’ sampai akhirnya tiba giliranku untuk diperiksa, dengan hati - hati si pak dokter menempatkan alat usgnya di atas perutku yang sudah diolesin gel oleh perawat. Dan di layar taraaaa……. Tampaklah dua kantong yang aku tidak mengerti artinya sampai si dokter bilang ‘ini sih sudah hamil, kembar bu anaknya!’ Mendengar kalimat yang sangat kutunggu - tunggu itu rasanya seperti terbang ke langit ke tujuh… Oh Tuhan kau memberiku bukan satu tapi dua anak sekaligus!
Bagaimana reaksi mertuaku?
Hahahaha… Kami berdua sama saja, kami sama - sama linglung memikirkan bagaimana bisa kehamilanku kembar mengingat baik garis keturunan keluargaku dan keluarga suamiku belum ada sejarah anak kembar, ah… Terimakasih Tuhan mempercayakanku untuk menjadi yang pertama sekali mengalaminya dan untuk kesekian kalinya aku kembali takjub melihat bagaimana Tuhan bekerja. Aku bisa membayangkan raut wajah suamiku tersayang di Samosir sana saat pertama kali aku mengatakan kalau aku positif hamil dan anaknya kembar sempat tertawa - tawa karena dia tidak mempercayai isterinya yang sudah sering menjahilinya dan meminta bicara dengan mami mertua…. Tuhan, kami sungguh bahagia.
Dalam hidupku ada beberapa peristiwa besar yang tidak mungkin kulupakan dalam hidupku, i ni adalah salah satunya saat Tuhan membuka mataku untuk melihat apa yang sedang dan sudah dikerjakannya , Rabu 04 september 2013 ternyata aku menang, aku, suamiku, kedua anakku dan mami mertuaku… Kami dimenangkan oleh Tuhan, merasa seperti di bawa ke pengadilan dan perkaraku menang telak meski tanpa pengacara handal. Tuhan luarbiasa. Hal ini yang selalu ingin kuceritakan kepada teman - temanku yang lain yang masih menantikan bayi mungil tumbuh di dalam rahimnya, Tuhan punya caraNya dan waktuNya sendiri untuk menjawab doa - doa kita.
Kilas balik penantianku ….
Aku mengingat betapa seringnya aku menangis tersedu - sedu berdoa pada Tuhan supaya segera diberi keturunan, aku juga mengenang sulitnya menahan hati saat ditanyakan orang - orang kok belum hamil dan betapa takutnya aku seandainya saja Tuhan tidak mengabulkan doaku. Ah….. Manis sekali cara Tuhan menghapus airmataku seperti dia menghapus airmata Ribka. Aku ingat waktu membaca kisah Tuhan membuka rahim perempuan mandul di Alkitab aku kerap mengelus perutku dan berkata ‘Tuhan tolong aku juga’ dan ternyata Dia mendengarkanku… Ya Dia menjawab doaku!
Perkiraan usia si Twins per-hari ini adalah 7 Minggu 4 Hari, aku tahu masih panjang perjalanan yang harus dilewati sampai masa di mana kedua anak ini akan hadir mewarnai cerita hidup Rumah Tangga kami, semoga Tuhan yang memberi pertumbuhan sempurna bagi dua insan yang sangat kucintai ini… Hahhahaha.. Aku sedang diproses untuk menjadi Ibu. Bagaimanapun aku terus mendoakan supaya aku dan suamiku dimampukan menjadi orangtua yang baik, yang sanggup memenuhi semua kebutuhan rohani dan juga jasmani kedua anak ini.
Tuhan, terimakasih…. Berkatmu melimpah dalam hidup kami, kalau aku menghitung semua yang Tuhan beri terkadang membuatku malu karena semua yang Engkau beri bukan karena kelebihanku atau kecakapanku tapi karena belas kasih semata yang membuat kami layak menerima semua yang Tuhan taruhkan menjadi bagian kami.
Terimakasih Tuhan, tak cukup kata untuk mengungkapkannya….
Kejadian 25:21 Berdoalah Ishak kepada TUHAN untuk isterinya, sebab isterinya itu mandul; TUHAN mengabulkan doanya, sehingga Ribka, isterinya itu, mengandung.
Kejadian22:17 maka Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuhnya.
Mazmur 40:6 Banyaklah yang telah Kaulakukan, ya TUHAN, Allahku, perbuatan-Mu yang ajaib dan maksud-Mu untuk kami. Tidak ada yang dapat disejajarkan dengan Engkau! Aku mau memberitakan dan mengatakannya, tetapi terlalu besar jumlahnya untuk dihitung.
Terpujilah Tuhan…!!


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post