Mereka bilang ‘tidak hamil’

26 Aug 2013

Aku hamiL! Aku hamil! Aku hamil! Kata itu terus aku teriakkan di dalam hatiku sepanjang perjalanan menuju kota Pematang Siantar selama satu jam naik motor bersama abang hari jumat kemarin. Ya, setelah cukup lama menebak nebak sendiri akhirnya kami putuskan untuk bertanya kepada yang ahli.

Sudah 2 bulan lebih tidak mengalami menstruasi membuatku banyak berharap meski setiap kali bertanya pada test pack dia hanya menunjukkan satu garis aku masih merasa aku hamil, setiap pagi saat aku bangun dan memeriksa celana dalamku bersih tidak ada darah aku semakin yakin… Tentu saja aku sedang hamil, aku pasti hamil!

Bagaimana dengan suamiku? Suamiku sayang selalu sabar merawatku, mrnjaga supaya aku terus merasa nyaman. Dia setia memberikan pijatan ringan di punggung, kaki dan tangan setiap malamnya saat aku mau tidur, mengoleskan minyak kayu putih di perutku yang sering sekali terasa tegang sambil memberikanku kecupan yang manis tanda semangat, dari sorot matanya aku tahu dia sangat berharap aku hamil! Ya …. Aku pasti hamil!

Detik - detik pemeriksaan terasa cukup membuatku tegang, menggunakan USG dokter ahli itu melihat kandunganku dan berkata ‘tidak hamil’ dilanjutkan dengan kalimat ‘dinding rahim menebal tapi tidak hamil kamu akan kita haidkan dulu setelah itu baru bisa hamil’ sambil tangannya menulis resep obat yang sulit terbaca, aku merasa seperti melihat nama - nama racun yang tidak mungkin aku mau memakannya… Aku masih merasa hamil! Sungguh aku pasti hamil!

Kalau aku hamil kenapa tidak terdeteksi? Aku tidak tahu..! Aku merasa menang saat membeli obat di apotek obatnya ternyata sedang tidak tersedia, dalam hatiku aku semakin yakin kalau ini adalah pertanda… Aku pasti hamil!

Sudah 3 hari sejak Dokter berkata ‘tidak hamil’. Beberapa kali menangis sedih dibilang tidak hamil, aku masih merasa kalau aku sedang hamil. Beberapa kali curhat dengan kakak yang juga seorang dokter dia bilang ‘minumlah obatnya dek. Kamu harus menstruasi dulu baru bisa hamil!’.. ‘Kamu tidak hamil’. Kalian tahu? Aku masih tidak percaya!

Ah… Begitu besarnya harapanku untuk memiliki anak, mungkin aku sedang di ambang gila.. Aku lebih rela menjadi gila daripada membunuh harapanku. Cepatlah nak tumbuh ujarku setiap hari sambil membelai perutku.. Katakan pada mereka kalau kamu sungguh ada! Aku memang sedang hamil!

Mual pagi ini sudah memberanikanku menuliskan ini, sebenarnya apa yang sedang terjadi hanya Tuhan yang tahu, kehendakMulah yang terjadi Tuhan.

cat: aku sungguh berharap kehendak Tuhan itu aku hamil… Heheheehe


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post