Selalu ingin pulang ke sana
setiap kali aku lelah bermain
Setiap kali aku terluka…
Selalu ingin merasakan nyamannya meletakkan segala beban di sana
Di mata teduh yang selalu menyambutku
Di hati yang tidak pernah lelah untuk mengerti
Telinga yang terus bersedia untuk mendengar
Aku tertidur nyaman di sana
di peluk kasih yang tulus
Dia adalah rumah buatku….
——
‘aku sedih…!’ kataku padanya! Dia yang diam menunggu penjelasanku kenapa aku bisa sekacau sekarang. Dia memang selalu peduli.. hmmm.. masih peduli tepatnya! Tapi bagaimanapun aku ga bisa memberi penjelasan apapun padanya tentang sedihnya hati, tentang sulitnya untuk bernafas akhir – akhir ini, keinginan untuk memperjuangankan untuk menahan jangan sampai mengungkapkan rasa sama besarnya dengan keinginan untuk meneriakkan kegelisahan ini… merasakan sentuhan perhatiannya lagi.
‘aku ingin pulang!’ kataku dalam hati tapi tentu saja tidak ku ungkapkan padanya, karena bagaimanapun, aku sudah berjanji untuk meletakkan rasa di belakang, aku ingin semuanya berjalan sempurna seperti yang telah dia pilih.
Aku sadar dia sudah jadi rumah bagiku cukup lama, rumah yang terus ku tinggal setiap kali aku tergoda untuk menikmati keindahan di luar sana, rumah yang seringkali membuatku muak karena kurang bersyukur, rumah yang tidak pernah ku urus sama sekali yang seringkali aku lupa betapa hanya dia tempatku untuk pulang setiap kali aku tidak lagi bisa menemukan kesenangan bersama bintang – bintang, setiap kali aku tidak memperoleh rangkulan hangat dari komunitasku, setiap kali aku perlu berlari sekedar bersandar pada orang yang selalu siap menerimaku dan membantuku menemukan jawaban yang tidak bisa kutemukan sendiri. Tangannya selalu terulur setiap kali aku menginginkan ditarik ke atas setelah terjatuh, dan tidak ada satu orangpun yang ku yakin akan selalu menyambutku seolah – olah bersama denganku adalah hal yang paling indah selain dia… kapanpun! Bagaimanapun caraku pulang, dia di sana.. dia adalah rumahku.
Kami masih diam, entah apa yang dipikirkannya!
’sudahlah aku ga apa apa’ kataku lagi
Ku tahu dia tidak percaya, ‘bilang saja.. kau tahu aku sedang mendengarmu’ dia membujukku, Sedetik aku tergoda untuk merengek – rengek seperti biasa tapi itu hanya sebentar karena kesadaran itu langsung muncul, sadar bahwa semua sudah tidak sama lagi, sadar kalo sudah saatnya buatku untuk bertindak dewasa dan mencampakkan ego.
Aku memang sangat shock saat tahu aku ga bisa ‘pulang’ lagi ketika aku menyadari sambutan yang ku terima tidak sehangat sebelumnya. Merana seperti tunawisma yang tidak tahu kemana lagi harus meletakkan kepalanya setelah lelah menjalani hari dan malam sudah sangat gelap. Dingin, aku tertidur sendirian bersama angin yang berhembus memastikan aku sudah menikmati sakitnya tidak punya rumah , diguyur hujan karena tidak ada atap untukku berteduh… dan yang lebih pedih lagi sendirian. Hah.. sebenarnya aku sangat ingin ‘pulang’..
‘aku menunggu penjelasanmu’… lagi dia menunjukkan kepeduliannya tapi bagiku sudah tidak ada artinya lagi, karena aku tidak akan pernah menjelaskan apa – apa meskipun di dalam pikiranku sebenarnya aku khawatir kalo sebenarnya dia sudah bisa membaca apa yang ku pikirkan, dia hanya ingin aku mengatakannya karena ada beberapa hal yang harus diungkapkan lewat kata – kata baru bisa ditanggapi tapi bagaimanapun aku memilih untuk tidak mengungkapkannya.
‘sudahlah’ kataku mengakhiri pembicaraan dengannya. Dengan ucapan terimakasih yang sangat di dalam hatiku karena dia masih saja berdiri di situ beberapa detik sebelum akhirnya dia berlalu juga.
‘sudah selesai’ kataku lagi dalam hati dengan senyum karena aku bisa merasakan kehangatan tangannya membelai kepalaku meskipun sebenarnya tangannya tidak terulur, dengan airmata yang menagisi sakit yang dirasakan di sini… di dalam hatiku.. aku memeluk dia diam – diam dalam hati, itu sudah cukup buatku.
Sudah saatnya membangun rumah sendiri, terimakasih sudah menjadi rumah untukku sekian lama.. tidak ada yang pernah sepertimu sebelumnya, ku tahu nanti juga tidak akan ada.
aku pergi…. Aku mengasihimu!
Do you know.. do you know??
you make my life so complete
Do you feel that I feel
My love for you is real
It feel like home
when I’m with you
You know that I …
Will always be the one for you
Just call my name and I’ll be there…
………………………………………….. (feels like home, ten to five)